PERTEMUAN SERGAP MEMBAHAS KENDALA SERGAP DI KAB. SOPPENG

perte3

Dalam rangka untuk mensukseskan program Ketahanan Pangan Nasional maka dilaksanakan kegiatan pertemuan Sergap di Aula kantor BP3K Kec. Lalabata  Kab. Soppeng. Selasa (23/08/2016) pukul 09.30 wita

Kegiatan pertemuan Sergap tersebut dihadiri oleh : Plt BP3KP Kab. Soppeng, Camat Lalabata, Danramil 1423-01/Lalabata, Ketua BP3K Kec. Lalabata, Babinsa Koramil 1423-01/Lalabata, para Kelompok tani,para pengumpul/tengkulak, para PPL.

perte2

Adapun inti pembahasan dalam pertemuan tersebut menyangkut kendala Sergap antara lain :

  1. Penyerapan bulog sudah 76,06 % target pencapaian bulog.
  2. Mekanisme yang berjalan dilapangan belum berjalan, seperti mobil yang ada di bulog belum dibongkar sampai dengan sekarang sudah lebih dari 3 – 4 hari sehingga menghambat mobilisasi sehingga banyak gabah-gabah petani tinggal di lorong rumah dan dipinggir jalan.
  3. Permasalahan pemotongan harga gabah dilapangan oleh mitra bulog berbeda-beda dengan alasan ada butiran hijau.
  4. Pembayaran gabah tidak cash/dibayar dilapangan oleh bulog.
  5. Banyak isu-isu yang muncul di masyarakat bahwa pemotong padi tidak boleh masuk soppeng dan mesin panen/paderos tidak boleh masuk soppeng.
  6. Harga berbeda-beda disetiap kabupaten ada yang 4.100, 4.200, 4.000 dan 3.800.
  7. Mitra bulog harus jelas serta dikenali oleh petani dan kemampuan bulog untuk penyerapan gabah.
  8. Timbangan di bulog apakah sudah sesuai jangan hanya timbangan di petani yang dipermasalahkan.
  9. Petani siap membantu pemerintah dalam pelaks sergap, apabila harga murah terus petani tidak mau menanam terlalu cepat.
  10. Kedepan bulog jangan asal tunjuk mitra, harus di tinjau dan diseleksi.
  11. Apabila bulog tidak mampu pakai sistem buka tutup, apabila bulog tidak mampu menampung petani bisa jual keluar dan apabila bulog mampu petani bisa lagi di masukkan ke bulog.
  12. Bulog tidak langsung semua memberi uang ke mitra sehingga pembayaran gabah ke petani terlambat.

Adapun kesimpulan yang didapatkan dalam pertemuan tersebut dan selanjutnya akan dirapatkan di kantor bupati dipimpin oleh wakil bupati antara lain :

  1. Bagamana pembayaran gabah sergab oleh bulog?
  2. Bagamana apabila sudah mencapai target, apa sudah bisa memakai sistem buka tutup?
  3. Banyak gabah yang tidak terangkut di rumah dan di pinggir jalan.

Check Also

Anggota Koramil 1423-03/Lilirilau melaksanakan Karya Bhakti Pembersihan Saluran Irigasi

Anggota Koramil 1423-03/Lilirilau bersama Appem Desa Kebo dan masyarakat melaksanakan Karya Bhakti Pembersihan saluran irigasi …

.